Rabu, 18 Mei 2016

Kagumku pada Mu

Apa yang muncul dalam pikiran anda ketika ada tetangga yang punya mobil keluaran terbaru, berderet di depan rumahnya, padahal kita hanya punya sepeda motor ?

Apa yang yang ada dalam pikiran anda, ketika melalui jalan raya, banyak toko besar dan mall dengan kemegahannya, Padahal mungkin anda cuman punya warung sembako kecil di gang kecil ?

Apa yang ada dalam pikiran Anda, ketika melihat gedung bertingkat tinggi, apartement tinggi berjejer, padahal mungkin anda hanya tinggal di rumah sederhana ?

Ketika saya melihat semua bentuk dari kekayaan itu, terbersit kekaguman dan pertanyaan, kenapa orang bisa sekaya itu? dari mana dapatnya? bagaimana rasanya? dan semua yang bernada kekaguman dan bahkan keinginan untuk bisa punya seperti orang orang itu.

Dan pikiran serta pertanyaan itu masih sering muncul, sampai suatu hari saya tersadarkan, untuk apa saya kagum pada yang sama sama manusia seperti saya. bukankah harusnya saya harus kagum sekagum kagumnya pada Dzat Yang Maha Kaya dan Dzat Yang Memberi Kekayaan. Dia lah Allah. Y Ghaniyyu Ya Mughnii.

Iya kan betul kan?

Tidak ada orang yang kaya hanya karena keras kerasnya, kecuali Allah memberinya buah dari kerja kerasnya berupa kekayaan

Pun bukan berarti tidak akan orang bisa menjadi kaya kalau tidak bekerja keras. Lihatlah betapa banyak orang yang beruntung terlahir dari orang tua yang sudah kaya dan dia tinggal menjalani hidup sebagai orang kaya tanpa kerja keras.

Semua itu karena Allah. Allah yang memberi kekayaan tersebut. Ya Allah betapa Engkau sangat kaya. Sangat sangat sangattttt kaya. Kayaaaa sekaliii. Subhanallah...
Tidak cuman yang ada di bumi yang bisa ku liat, tapi juga di seluruh alam semesta jagad raya yang aku belum dan atau tidak bisa melihatnya.

Ya Allah Ya Ghaniyyu Ya Mughni
Kayakanlah kami dengan karunia Mu, Sehingga kami tidak minta kepada selain Mu. Amin ya Robbal'alamin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar