Bermula dari ke -awarre- an ku #halah.. Lebih tepatnya ke isengan ga sengaja mengamati sekumpulan pohon pisang di pekarangan depan kanan rumah ku, aku baru nyadar kalo pohon pisang depan rumahku belum pernah ku lihat berbuah. Padahal ku lihat pokok pohonnya udah menjulang tinggi dan sepertinya udah "tua"
Mengingat omongan beberapa orang, bahwa kalo pohon atau tanaman yang sering di ajak bicara itu bisa tumbuh subur, akhirnya aku mau menerapkan hal itu.
Jujur aku ga suka yang berbau tanam menanam bunga atau pohon lah, ga naturalis banget lah. Masa iya aku mesti ngomong sendirian, di bawah pohon pisang pula.. Hmm
Aku cuman berdiri di balik jendela kaca depan rumah, sambil ngomong "Pohon pisang, semoga kamu cepat berbuah ya". Iseng tapi tulus sih doa nya, ada mungkin beberapa kali saya doa baik lisan atau cuman membatin di dalam hati sambil ngeliat tuh pohon pisang. Pernah juga sekali aku doain tuh pohon saat hujan. Berasa apaaa gitu yaa hehehe... Ya begitu lah adanya
Sampai kemudian, beberapa hari lalu, pas ngliat pohon pisang, ada satu pohon pisang yang sudah tumbuh jantung pisang menjuntai ke bawah. Subhanallah... Aku kayak dapat apaa gitu. Bahagiaa gitu rasanya.. Berkali kali ku liat pohon pisang itu berasa takjub dan ikut bersyukur. Padahal itu pohon pisang bukan pohon pisangku tapi punya tetangga, bukan aku juga yang nanam. Tapi ada rasa ikut senang ketika kebaikan untuk makhluk lain yang kita inginkan, akhirnya bisa di dapat oleh makhluk tsb.
Pohon pisang itu berbuah udah pasti karena izin Allah, belum tentu karena terkabulnya doa saya juga.. #takutgeer saya.
Kesimpulan:
1. Mendoakan manusia lain atau bahkan makhluk lain tanpa mereka ketahui, seperti memberi kebaikan dengan tangan kanan dan tangan kiri tidak tahu. Dalam cerita pohon pisang ini, aku bahkan ga tau, itu pohon pisang tau atau tidak waktu saya berdoa untuknya.
2. Mendoakan orang lain sama dengan memberi kebaikan sama dengan sedekah. Brarti itu adalah sedekah yang sangat mudah dan tidak perlu biaya alias gratis. Hanya perlu ketulusan hati.
3. Latih ketulusan hati kita dengan banyak peduli pada lingkungan atau sekitarnya. Ada banyak pahala kebaikan di sana. Doa lah dengan ikhlas. Yang memang butuh empati yg tinggi dari hati kita
4. Mendoakan orang lain tidak perlu mencari waktu khusus. Sebisanya aja. Dan tidak perlu kita harus kenal dulu. Cukup gunakan good feeling anda.
Contoh:
1. Ketika berhenti di lampu merah, anda melihat seorang ibu membawa bayi di gendongannya dan anak lain di boncengannya, doa kan saja dengan tulus "semoga ibu itu di beri kemudahan dalam membesarkan anaknya, di baikkan rejekinya dan di mampukan untuk memiliki mobil. Amin"
Indah sekali bukan dengan apa yang anda lakukan dg tulus tanpa ibu itu tahu. Hanya Allah dan anda yang tahu.
2. Misal ketika jalan ke mall, ada salah satu toko yang sepi. Doakan saja supaya toko itu bisa rame pembeli.
3. Ada tetangga yang masih ngontrak rumah, doakan saja supaya di mampukan punya rumah sendiri.
4. Ada jomblo belum nikah nikah, doakan saja supaya segera datang jodohnya.
Dan lain sebagainya. Buanyak. Se simple itu. Hanya butuh ke awarre an anda. Kepedulian kita. Tidak semua orang bisa kita bantu, tapi dengan doa, kita mungkin bisa membantu mereka, secara tidak langsung :)
Kita tidak tahu dari doa siapa yang akan di kabulkan. Marilah banyak berdoa untuk sesama :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar